Menampilkan Gallery Instagram Pada Blog

Instagram, salah satu sosial media berbasis gambar/foto yang juga sangat populer dikalangan netter dimana biasa digunakan untuk memajang atau mengunggah foto-foto. Melihat hal itu, sudah barang tentu hampir semua blogger pasti memiliki akun Instagram, entah memang dihubungkan dengan situs/blog yang dikelola atau sebagai akun personal.

Yang menjadi problem adalah bagaimana memunculkan foto-foto atau lebih tepatnya feeds atau mudahnya sebut saja update dari Instagram di situs/blog. Sebenarnya Instagram sendiri sudah mendukung untuk mengambil atau memanggil resource dari Instagram untuk web, dimana user dapat menyertakan embed pada web berupa postingan di Instagram.

Lalu, bagaimana jika ingin menampilkan full atau semua gambar atau update dari Instagram pada situs/blog yang dikelola?

Untuk memanggil resource Instagram ini sendiri masih cukup rumit implementasinya, dimana harus membuat akses token dan sebagainya.

Solusi paling mudah adalah dengan menggunakan layanan pihak ketiga, yang memang menawarkan layanan generate feeds Instagram dan support untuk dipasang pada web/blog. Layanan pihak ketiga ini sendiri cukup banyak dan memiliki fitur masing-masing. Namun, dari sekian layanan yang tersedia hanya Juicer yang sepertinya mumpuni (untuk saat ini).

Pemasangannya sendiri sangat sederhana dan tidak membingungkan. Anda hanya perlu melakukan registrasi pada Juicer kemudian mengintegrasikan dengan akun Instagram (yang diinginkan) dan akan diminta untuk melakukan otentikasi akses token. Setelah proses pendaftaran dan inetgrasi selesai, Anda bisa menyesuaikan style yang ingin ditampilkan.

Selanjutnya copy kode embed dari Juicer untuk web kemudian paste pada web/blog, bisa dipasang pada widget/elemen atau pada halaman post/page. Tinggal menyesuaikan sesuai keinginan dimana akan dipasang atau ditampilkan feeds Instagram pada web/blog.

Sampai disini sebenarnya sudah selesai, dan Instagram sudah muncul pada web/blog. Hanya saja ada yang kurang (menurut saya) karena terdapat embel-embel dari Juicer berupa iklan (biasanya layanan gratisan memang demikian"menyertakan iklan").

Untuk menghilangkan iklan tersebut juga tergolong sangat mudah, Anda hanya perlu menambahkan css kondisional yang beerfungsi untuk menyembunyikan iklan-iklan tersebut. Dari pengujian yang sudah dilakukan, penambahan css kondisional ini cukup berguna dan hasilnya iklan-iklan Juicer tidak muncul.

Berikut kode css kondisional yang bisa ditambahkan :

<style>
.juicer-feed h1.referral {
display:none;
}
.juicer-feed.white li.feed-item.juicer, .juicer-feed.user li.feed-item.juicer, .juicer-feed.juicer-widget li.feed-item.juicer, .juicer-feed.colors li.feed-item.juicer, .juicer-feed.colored-icons li.feed-item.juicer, .juicer-feed.gray li.feed-item.juicer {
display:none;
}
</style>

Untuk pemasangannya kebetulan pada percobaan menggunakan WordPress dan diletakkan pada halaman, sehingga peletakan kode css kondisional tepat dibawah kode Juicer pada laman. Namun untuk implementasi mungkin akan berbeda, dimana terkadang ada jenis sistem web (CMS) yang tidak mendukung model script seperti diatas, terkadang ada yang mengharuskan untuk peletakan pada are tertentu (khusus css/sript) dan penulisan tag pun kadang berbeda, misal <style> ditulis menjadi <style type="text/css">

Tapi hal itu bukan merupakan hal yang sulit, karena hanya berbeda sedikit saja.

Alternatif lain selain dengan cara diatas adalah menjadikan kode Juicer tersebut berada dalam satu file bersama kode css kondisional, file ini nanti harus diunggah untuk mendapatkan hosting kemudian tinggal melakukan pemanggilan pada url file hosting tersebut.

Memasang SSL/HTTPS Pada Blogger Custom Domain

Blogger memang sudah menawarkan fitur atau layanan SSL untuk subdomain blogspot, sehingga para pengguna bisa mengaktifkan SSL/HTTPS melalui halaman pengaturan. Dengan adanya layanan ini tentu merupakan hal yang menyenangkan, terlebih SSL sendiri dikabarkan dapat membantu dalam hal SEO (belum paham untuk hal ini).

Sedangkan untuk pengguna custom domain, Blogger belum memberikan layanan tersebut (mungkin tidak akan mendukungnya sama sekali). Namun, tidak perlu khawatir karena ada layanan pihak ketiga yang bisa dimanfaatkan untuk mengaktifkan SSL/HTTPS pada Blogger custom domain.

Sebenarnya ada dua layanan yang bisa digunakan untuk mengaktifkan atau memasang SSL pada Blogger, yaitu dengan menggunakan Lets Encrypt atau Cloudflare. Namun, dalam hal ini saya membahas penggunaan Cloudflare saja karena jauh lebih mudah proses konfigurasinya.

Untuk mengaktifkan atau menggunakan layanan shared SSL dari Cloudflare, terlebih dulu silahkan mendaftar pada Cloudflare. Setelah proses pendaftaran dan konfirmasi selesai, silahkan tambahkan domain pada Cloudflare dan Anda akan diminta untuk mengubah nameserver, ikuti saja langkah tersebut dan tunggu proses penggabungan DNS selesai.

Langkah selanjutnya, pilih minu crypto. Kemudian ubah pengaturan SSL menjadi Flexible. Setelah itu silahkan pilih menu page rules kemudian pilih create page rule. Pada pengaturan page rule, isi alamat domain dengan http dan diikuti dengan tanda *. Contoh : http://*domain.com/* dan http://www.domain.com/*. Dibahwahnya ada menu mengaturan, klik menu tersebut kemudian pilih Always Use HTTPS.

Langkah terakhir setelah menambahkan domain pada page rules adalah melakukan caching, pilih menu caching kemudian pilih purge everything. Sampai disini pengaturan sudah selesai, dan tinggal menunggu SSL/HTTPS aktif pada situs yang diinginkan.

Kekurangan menggunakan SSL
Masih banyak fitur yang belum didukung SSL pada Blogger, namun bukan sebuah perkara yang serius. Misalnya, setelah SSL/HTTPS aktif namun tidak berwarna hijau, maka ubah semua link gambar menjadi HTTPS. Jika hal tersebut sudah dilakukan dan masih tidak berwarna hijau, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh script iklan yang tidak mendukung HTTPS.

Mengenai tutorial yang tidak disertai dengan gambar, saya mohon maaf. Karena saat melakukan pengaturan tersebut saya lupa untuk membuat screenshot, untuk demo HTTPS Blogger cutom domain, silahkan cek ww.geropos.com.

Sebagai kompensasi karena tutorial ini tidak disertai dengan gambar, saya bersedia membantu konfigurasi SSL untuk blog Anda, silahkan hubungi saya melalui kontak yang tesedia dan akan saya bantu sebisa mungkin.

Cara Memasang Iklan Google Adsense Pada Blog AMP

Google Adsense merupakan sebuah jaringan periklanan digital yang disebut-sebut sebagai yang terbesar untuk saat ini mengingat program tersebut adalah milik Google, dan merupakan incaran utama para blogger untuk medapatkan penghasilan tambahan dari situs/blog yang dikelola (dari Youtube juga).

Sekarang ini sedang trend design situs menggunakan AMP yang katanya dioptimalkan untuk pengguna mobile, dan tentu saja hal tersebut menjalar pada para blogger untuk melakukan perombakan situs agar mendukung AMP.

AMP menawarkan banyak hal bagi penggunanya, bahkan untuk penambahan unit adsense pun ada peraturannya. Hal ini tentu saja menjadi keuntungan karena loading akan lebih cepat, namun menyisakan masalah pada pemasangannya. Untuk yang terbiasa jalan-jalan (sebut saja blog walking) pasti sudah menemukan solusi untuk mengatasi masalah ini, tetutara jika sering membaca aturan serta panduan pada AMP.

Cara menulis kode Adsense pada blog AMP
Cara penulisan kode Adsense pada AMP Blogger sangat mudah, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk pemasangannya. Hasilnya sendiri memang bisa dikatakan proses loading adsense menjadi sedikit lebih cepat jika dibandingkan dengan non AMP.

Syarat utama dalam penulisan kode Adsense pada AMP adalah, harus sudah terdapat JavaScript atau library atau apalah namanya yang berasal dari elemen AMP. Jika belum terdapat library tersebut, maka silahkan tambahkan terlebih dulu kode/script dibawah ini pada situs/blog Anda.

<script async='async' custom-element='amp-ad' src='https://cdn.ampproject.org/v0/amp-ad-0.1.js'/>

Letakkan kode tersebut sebelum tag </head>.

Setelah memasang atau menambahkan library AMP untuk adsense, selanjutnya anda dapat menambahkan atau memasang unit iklan adsense pada situs. Cara pemasangan unit adsense tersebut cukup sederhana dan script/kode nya pun lebih singkat.

Contoh pemasangan unit iklan Adsense

<amp-ad width="300" height="250"
     type="adsense"
     data-ad-client="ca-pub-2005452797531342"
     data-ad-slot="7046456912">
</amp-ad>


Script diatas mendukung untuk pengaturan layout fill, fixed, fixed-height, flex-item, nodisplay, responsive. Sedangkan untuk ukuran lainnya silahkan disesuaikan sendiri, jika menggunakan unit iklan responsive maka tambahkan layout responsive.

Cara pemasangan seperti contoh diatas berlaku untuk unit iklan adsense, dan tidak akan berfungsi jika Anda menggunakan unit iklan doubleclick (DFP). Sebenarnya, untuk pemasangan unit iklan DFP adalah sama dengan cara pemasangan unit iklan adsense. Hanya saja diharuskan untuk mengubah nilai dari type menjadi doubleclick.

Contoh pemasangan unit iklan doubleclick / DFP

<amp-ad width="300"
    height="250"
    type="doubleclick"
    data-slot="/7046456912/contohslotiklan">
</amp-ad>


Terlihat sama bukan antara pemasangan unit iklan adsense dan doubleclick / DFP pada situs yang menggunakan AMP.

Cara diatas juga berlaku untuk pemasangan unit iklan selain adsense, hanya saja mungkin ada beberapa perbedaan. Silahkan sesuaikan sendiri agar mendukung untuk unit iklan selain adsense maupun doubleclick.

Layanan Email Hosting Gratis Support Custom Domain

Email sebuah layanan surat elektronik yang tentunya hampir semua orang sudah mengetahuinya, dimana hampir semua layanan yang digunakan saat ini mengharuskan seseorang untuk memiliki email misalnya Facebook, Twitter, dan lain sebagainya.

Bagi seorang blogger sebuah email adalah hal yang lumrah, terutama jika memiliki email dengan domain milik sendiri tentunya adalah suatu hal yang cukup membanggakan. Dulu kita bisa menggunakan layanan Google Apps yang menawarkan layanan email hosting untuk custom domain, namun semenjak layanan tersebut dihapus untuk versi gratisnya membuat kita harus beralih menggunakan email publik.
Namun, jika Anda menginginkan untuk memiliki email dengan custom domain (domain Anda sendiri) sekarang ini bukanlah sebuah hal yang rumit. Terutama jika Anda memiliki layanan hosting, karena bisa mengatur email melalui CPanel. Dan untuk yang tidak memiliki layanan hosting bisa memanfaatkan layanan email hosting gratis yang bisa digunakan secara cuma-cuma dan tidak membutuhkan biaya tambahan.

Berikut adalah penyedia layanan email hosting support custom domain.
+ Zoho
+ Yandex

Anda bisa memanfaatkan layanan email hosting yang disediakan oleh Zoho atau Yandex, yang menawarkan layanan email hosting gratis dan mendukung untuk custom domain sehingga kita bisa memiliki email dengan domain kita sendiri.

Kedua layanan tersebut memang bebas untuk digunakan, namun tidak lepas dari kekurangan. Jangankan layanan gratisan, layanan yang berbayar saja tidak luput dari adanya kekurangan, jadi jika memang memutuskan untuk menggunakan layanan tersebut ya digunakan sebagaimana mestinya dan dinikmati sewajarnya saja.

Kekurangan layanan email hosting gratis.
Kekurangan layanan email hosting gratis tidak terlalu buruk, karena masih bisa dikatakan berada dalam batas wajar. Dimana kekurangan ini biasanya meliputi space atau kapasitas yang ditawarkan serta kemampuan server, sehingga kita sebagai pengguna harus pandai dalam mengatur kapasitas agar tidak cepat penuh dan bermodal kesabaran ketika email masuknya terlambat atau proses pengiriman email sedikit lebih lambat.

Terlepas dari kekurangan-kekurangan tersebut, layanan email hosting ini cukup layak untuk digunakan dan dimanfaatkan. Kapan lagi memiliki email dengan domain sendiri yang tentunya bisa membuat situs yang dikelola terlihat lebih profesional.

Dari pengalaman penggunaan, selama ini saya menggunakan layanan email hosting dari Zoho, dan cukup merasa puas dengan apa yang ditawarkan. Terlebih lagi prosres konfigurasi atau pengaturan domain terhadap email juga terbilang mudah dan cepat.

Sementara untuk Yandex saya belum pernah mencoba, baru akan mencoba nanti jika memiliki kesempatan. Namun, dari beberapa pengguna mengatakan bahwa layanan email hosting yang ditawarkan oleh Yandex juga cukup mumpuni.

Mengenai bagaimana pengaturan atau proses pembuatan email dengan domain sendiri memanfaatkan layanan email hosting gratis ini akan saya bahas pada lain kesempatan.

Namun, Anda tidak perlu menunggu ada bantuan konfigurasi jika ingin mencoba layanan tersebut karena panduan pengaturan juga terdapat pada masing-masing penyedia layanan.

Promo Domain .COM Murah Hanya 40 Ribu

Domain adalah sebuah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server seperti web server pada suatu jaringan komputer atau internet. Sekarang ini hampir semua orang sudah mengetahui dan memahami apa itu domain, terutama untuk para blogger yang sudah menggunakan domain dan bukan lagi sub domain.

Untuk domain sendiri yang populer digunakan adalah domain TLD (Top Level Domain), dengan kisaran harga 100-200 ribu biaya per tahunnya. Tentunya tidak terlalu mahal jika memiliki dana untuk membelinya, namun bagi yang memiliki keterbatasan dana dan menginginkan untuk memiliki sebuah domain, maka kesempatan terbaik adalah membeli domain ketika ada promo.
Promo domain sendiri menjadi incaran banyak orang, tidak hanya pemula namun juga mereka yang sudah profesional dalam mengelola website/situs, karena hal itu merupakan kesempatan terbaik untuk mendapatkan domain secara cuma-cuma (harga terjangkau).

Bagi Anda yang saat ini menginginkan untuk memiliki domain .COM, maka ini adalah kesempatan terbaik untuk mendapatkannya karena Anda hanya mengeluarkan separuh harga untuk domain yang Anda inginkan.

Berapa harga promo domain hari ini?
+ 40 ribu untuk tahun pertama (belum termasuk PPN).
+ 30 ribu untuk tahun pertama (belum termasuk PPN).
+ 49 ribu untuk tahun pertama (belum termasuk PPN).

Tentunya ini merupakan kesempatan besar bagi Anda untuk mendaftarkan nama domain dan melindungi brand Anda, karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau.

Keuntungan mengikuti promo
Keuntungan yang didapatkan saat terjadi promo seperti ini adalah bahwa kita bisa mendapatkan domain dengan harga yang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan harga normal. Dan merupakan kesempatan besar karena tidak hanya bisa mendaftarkan satu nama domain, melainkan bisa mendaftarkan dua atau bahkan lebih.

Manfaatkan kesempatan promo harga murah untuk mendaftarkan nama domain, melindungi brand dan membangun situs.

Kekurangan promo domain murah
Harga domain murah tentu menjadi sebuah kabar baik bagi banyak orang, tapi tidak menutup kemungkinan menyisakan kekurangan yang bisa menjadi pukulan telak bagi yang terlambat. Bayangkan saja, untuk hari ini harga domain sangat terjangkau namun tiba-tiba besok harga sudah berubah kembali pada harga normal.

Kekurangan mendasar dari promo seperti ini adalah bahwa kebanyakan sistem promo domain murah menggunakan sistem kuota, jadi harus cepat-cepat mendaftarkan nama domain sebelum kuota habis dan harga akan kembali normal.

Terlepas dari kekurangan-kekurangan yang terdapat pada promo domain murah adalah kita bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan domain dengan harga terjangkau atau bahkan gratis.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan domain .com dengan harga murah, silahkan secepatnya mendaftarkan nama domain yang di inginkan sebelum masa promo berakhir atau kuota penuh.

Silahkan kunjungi link promo diatas, dan manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendaftarkan nama domain dengan harga yang terjangkau dan mulai membangun situs Anda. Kesempatan seperti ini sangat jarang, sehingga ada baiknya Anda mendaftar secepat mungkin agar tidak kehilangan momen promo domain murah.


Memilih Layanan Web Hosting Yang Sesuai

Sebelumnya, saya sudah membahas mengenai layanan hosting gratis dan sekarang adalah giliran untuk membahas mengenai layanan web hosting berbayar (premium) agar lebih mudah menentukan layanan mana yang sesuai untuk digunakan terutama bagi pemula.

Penyedia layanan hosting ada banyak sekali, baik itu lokal maupun luar negri. Anda bisa memanfaatkan forum atau situs yang memberikan review pada penyedia layanan hosting untuk menentukan dimana Anda akan menyewa hosting.

Yang terpenting ketika memutuskan untuk menyewa hosting adalah server up time, kapasitas penyimpanan, dan banyaknya fitur yang di dukung. Namun, jika memang memiliki dana berlebih, maka disarankan untuk menggunakan VPS atau Dedicated Server yang jauh lebih mumpuni dibanding layanan hosting biasa.
Dalam memilih layanan web hosting, untuk saat ini sebaiknya memperkirakan dengan apa situs akan dibuat, misalnya menggunakan WordPress, maka sebaiknya pilih layanan hosting yang memang dioptimalkan untuk WordPress. Layanan WordPress hosting sendiri cukup bervariasi, mulai dari yang masih biasa hingga yang sudah menggunakan teknologi terbaru seperti penyimpanan SSD.

Hosting sendiri terdapat dua jenis (untuk saat ini) yaitu layanan hosting biasa dan layanan cloud hosting. Namun, biasanya harga layanan cloud hosting akan sedikit lebih mahal. Untuk hal ini, Anda bisa menentukan sendiri layanan mana yang akan digunakan, namun jika fitur yang ditawarkan sama atau kurang lebih sama, serta harga yang ditawarkan tidak terlalu besar selisihnya, maka sebaiknya memilih untuk menggunakan layanan cloud hosting.

Faktor eksternal yang harus diperhatikan
Ada beberapa faktor lain selain kemampuan dan kapasitas hosting yang harus diperhatikan, berikut adalah beberapa faktor lain secara umum.
+ Respon cepat.
+ Informasi jelas.

Respon cepat merupakan hal penting karena jika mengalami suatu masalah maka bisa berkomunikasi dan meminta bantuan pada pihak penyedia hosting. Selain itu, penyedia hosting juga harus ramah terhadap pelanggan. Karena dari beberapa pengalaman ada beberapa penyedia layanan hosting yang kurang bersahabat dan cenderung berbelit dalam membantu pelanggan.

Informasi jelas, hal ini juga termasuk bagian penting karena jika suatu saat mendapati masalah dan ternyata masalah tersebut berasal dari penyedia layanan setidaknya mereka membantu pelanggan-pelanggannya. Misalnya saja masalah pada harga, kemampuan server, atau bahkan masalah lain sehingga mengharuskan untuk melakukan migrasi hosting.

Untuk faktor yang kedua tersebut, untuk saat ini sangat jarang ditemui karena baik penyedia layanan hosting kecil maupun besar rata-rata bertanggung jawab pada pelanggan-pelanggannya.

Selain hal-hal diatas, dalam memilih layanan web hosting Anda harus memperhatikan kira-kira akan seperti apa situs Anda nantinya. Sehingga bisa melakukan antisipasi lebih awal dan memperkirakan akan menggunakan layanan hosting yang seperti apa.

Contoh saja, Anda ingin membangun sebuah web portal informasi. Anda hanya memperkirakan bahwa dengan kapasitas sekian dan jenis hosting demikian sudah cukup karena masih baru, namun ternyata setelah berjalan Anda membutuhkan layanan yang lebih dari yang sudah digunakan. Hal seperti ini tidak hanya membuat beban biaya bertambah, tapi juga akan menimbulkan masalah lain.

Jadi, pada intinya sebaiknya lakukan analisa sebaik mungkin sebelum memutuskan untuk memilih layanan web hosting, apakah akan menggunakan shared hosting, VPS, atau Dedicated Server. Sehingga nantinya bisa lebih fokus dalam mengelola situs.

Meski begitu tidak ada salahnya jika Anda memutuskan untuk menggunakan layanan hosting kecil karena minimnya dana atau karena pertimbangan lain, dan melakukan upgrade jika sudah dirasa membutuhkan. Tapi, sangat tidak disarankan menggunakan cara seperti ini jika situs yang akan dibuat adalah rencana jangka panjang atau merupakan situs besar (bukan individu).


Copyright © 2017